SILSILAH RAJA-RAJA KESULTANAN DEMAK DALAM KITAB ULAMA NUSANTARA

Ketua Penelitian :

Kategori: Isu Aktual

Anggota:

Publisher: PuslitbangLKKMO

Diunduh: 36x

Dilihat 407x

Editor: SekretariatBLD

Abstrak:

Silsilah nasab seseorang, selain agama, menempati posisi penting dalam kajian
sejarah Jawa. Terlebih lagi bila dua hal ini menyangkut kehidupan raja-raja, yang
membicarakannya akan mengundang perhatian dari kalangan luas. Silsilah leluhur
seorang raja akan menentukan pantas atau tidaknya dalam menyandang posisi
sebagai penguasa. Jelasnya, seorang raja Jawa haruslah keturunan seorang raja, atau
orang yang memiliki kedudukan luhur. Dengan demikian, nasab dalam tradisi
masyarakat Jawa merupakan integritas seseorang, dan juga menerangkan derajat
dalam kehidupan sosialnya. Dalam hubungannya dengan kesultanan Demak Bintara
(1475-1554 M), selama ini berita tentang relasi kekerabatan istana kesultanan
Demak telah didominasi oleh narasi tunggal yang bersumber dari kitab babad, yang
selanjutnya tersebar di masyarakat melalui berita lisan dan pertunjukan seni-seni
tradisional. Riset ini secara spesifik ingin mengkaji silsilah raja-raja kesultanan
Demak Bintara yang berdiri atas inisiasi oleh para wali, dan pengaruhnya terhadap
pemahaman masyarakat umum terhadap sejarah Islam di Indonesia hari ini.
 

Lampiran Tidak Tersedia

Silsilah nasab seseorang, selain agama, menempati posisi penting dalam kajian
sejarah Jawa. Terlebih lagi bila dua hal ini menyangkut kehidupan raja-raja, yang
membicarakannya akan mengundang perhatian dari kalangan luas. Silsilah leluhur
seorang raja akan menentukan pantas atau tidaknya dalam menyandang posisi
sebagai penguasa. Jelasnya, seorang raja Jawa haruslah keturunan seorang raja, atau
orang yang memiliki kedudukan luhur. Dengan demikian, nasab dalam tradisi
masyarakat Jawa merupakan integritas seseorang, dan juga menerangkan derajat
dalam kehidupan sosialnya. Dalam hubungannya dengan kesultanan Demak Bintara
(1475-1554 M), selama ini berita tentang relasi kekerabatan istana kesultanan
Demak telah didominasi oleh narasi tunggal yang bersumber dari kitab babad, yang
selanjutnya tersebar di masyarakat melalui berita lisan dan pertunjukan seni-seni
tradisional. Riset ini secara spesifik ingin mengkaji silsilah raja-raja kesultanan
Demak Bintara yang berdiri atas inisiasi oleh para wali, dan pengaruhnya terhadap
pemahaman masyarakat umum terhadap sejarah Islam di Indonesia hari ini.
 

Lampiran Tidak Tersedia